Menebak jalur dan tujuan angkot masih menjadi tantangan bagi sebagian warga Kota Medan. Persoalan inilah yang mendorong hadirnya TransGO Medan melalui proyek Pemetaan Angkot Kota Medan. Dengan kontribusi Universitas Sumatera Utara (USU), proyek ini diarahkan untuk mewujudkan mobilitas perkotaan yang lebih informatif, inklusif, dan berkelanjutan.
Proyek ini dilaksanakan pada Januari - Juli 2026 melalui program Future Leaders in Sustainable Transport (FIRST). Lima mahasiswa lintas perguruan tinggi, termasuk mahasiswa Program Studi Arsitektur USU, menjalankan kegiatan di bawah pendampingan Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi FISIP USU, Dr. Yovita Sabarina Sitepu, S.Sos., M.Si. Program FIRST diinisiasi oleh World Resources Institute (WRI) Indonesia dan Institute for Natural Resources, Energy and Environmental Management (IREEM), serta didukung oleh UK PACT.
Tim TransGO Medan melakukan riset lapangan, memetakan rute angkot, menyusun visualisasi perjalanan, serta menjalankan kampanye digital. Kegiatan tersebut bertujuan memudahkan masyarakat mengenali jalur dan tujuan angkot sehingga transportasi umum dapat menjadi pilihan mobilitas yang lebih praktis, aman, dan mudah diakses. Informasi rute yang disajikan secara jelas juga diharapkan dapat mengurangi keraguan masyarakat ketika hendak menggunakan angkot untuk aktivitas sehari-hari.

Inisiatif ini selaras dengan bidang riset prioritas USU, yaitu Ketahanan Energi, serta keunggulan inovasi Energy (Sustainable). Peningkatan penggunaan transportasi umum dapat meningkatkan efisiensi energi, mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan pribadi, dan menekan konsumsi bahan bakar dalam aktivitas mobilitas perkotaan. Melalui pendekatan tersebut, TransGO Medan menjadi salah satu bentuk penerapan inovasi berkelanjutan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.
Melalui semangat “Hubungkan Jalan, Mudahkan Langkah”, TransGO Medan menunjukkan bahwa ketahanan energi dapat diperkuat melalui riset, edukasi publik, dan perubahan perilaku masyarakat. Keterlibatan USU menegaskan komitmennya dalam menghasilkan inovasi berkelanjutan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan pembangunan Kota Medan. Kolaborasi antara akademisi, mahasiswa, dan mitra program ini juga memperlihatkan pentingnya kerja bersama dalam membangun sistem mobilitas yang lebih efisien dan berkelanjutan.