Program Studi Administrasi Bisnis Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara (FISIP USU) sukses menyelenggarakan International Summer Course 2026 dengan tema “Local Potential-Based Entrepreneurship: Innovation, Collaboration, and Sustainability in North Sumatera” pada 7–12 September 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya internasionalisasi USU sekaligus menjadi wadah pertukaran pengetahuan, pengalaman, dan praktik kewirausahaan berbasis potensi lokal dengan melibatkan peserta serta pembicara dari dalam dan luar negeri.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam dua bentuk utama, yaitu sesi course atau pembelajaran di kelas dan field visit. Melalui kombinasi pembelajaran teoritis dan pengalaman langsung di lapangan, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami bagaimana potensi lokal dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi melalui inovasi, kolaborasi, dan prinsip keberlanjutan.

Kegiatan diawali dengan opening ceremony yang dilaksanakan di Aula FISIP Universitas Sumatera Utara dan dihadiri oleh Dekan FISIP USU, jajaran pimpinan fakultas, dosen, mahasiswa, serta peserta International Summer Course dari negara malaysia, suriah dan pakistan. Kegiatan pembukaan juga menghadirkan pembicara internasional dari Malaysia yang memberikan perspektif mengenai pengembangan kewirausahaan, inovasi, dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan ekonomi global.
Selanjutnya, sesi course diisi oleh sejumlah pembicara yang berasal dari Malaysia, Filipina, dan Indonesia. Kehadiran pembicara internasional dari Malaysia dan Filipina memberikan perspektif global dan pengalaman dari negara lain, sementara pembicara lokal memberikan pemahaman mengenai kondisi, potensi, serta praktik pengembangan kewirausahaan yang berkembang di Indonesia, khususnya di Sumatera Utara. Perpaduan perspektif internasional dan lokal tersebut menciptakan ruang pembelajaran yang lebih komprehensif bagi peserta.

Dalam sesi pembelajaran, peserta mendapatkan materi dan berdiskusi mengenai berbagai aspek kewirausahaan berbasis potensi lokal, mulai dari identifikasi dan pemetaan potensi lokal, inovasi dan peningkatan nilai tambah produk, strategi pemasaran dan digitalisasi, penguatan ekosistem kewirausahaan, hingga pengembangan usaha yang berorientasi pada keberlanjutan dan peluang pasar global.
Setelah menyelesaikan sesi course, kegiatan dilanjutkan dengan field visit ke berbagai lokasi di Kota Medan, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Samosir. Kegiatan lapangan dirancang sebagai bagian dari experiential learning agar peserta dapat melihat secara langsung berbagai bentuk pengembangan potensi lokal serta praktik kewirausahaan yang berkembang di masyarakat.

Di Kota Medan, peserta diperkenalkan pada berbagai potensi ekonomi, usaha, industri kreatif, serta aktivitas kewirausahaan yang berkembang di lingkungan perkotaan. Selanjutnya, kunjungan ke Kabupaten Simalungun memberikan pengalaman kepada peserta untuk melihat pengembangan potensi daerah yang berkaitan dengan sumber daya alam, budaya, pariwisata, serta aktivitas ekonomi masyarakat.
Rangkaian field visit kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Samosir, salah satu kawasan strategis dalam pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba. Peserta memperoleh kesempatan untuk mengenal lebih dekat potensi pariwisata, budaya, produk lokal, serta aktivitas ekonomi masyarakat. Kunjungan ini sekaligus memberikan gambaran mengenai pentingnya mengintegrasikan potensi lokal, inovasi, keterlibatan masyarakat, dan prinsip keberlanjutan dalam pengembangan kewirausahaan dan pariwisata.

Melalui rangkaian pembelajaran di kelas dan kunjungan lapangan, International Summer Course 2026 memberikan pengalaman akademik dan budaya yang lebih luas kepada para peserta. Interaksi antara peserta dengan pembicara internasional dan lokal juga menjadi ruang untuk membangun jejaring, berbagi pengalaman, serta membuka peluang kolaborasi akademik dan kelembagaan di masa mendatang.
Penyelenggaraan International Summer Course 2026 menjadi salah satu bentuk komitmen Program Studi Administrasi Bisnis FISIP Universitas Sumatera Utara dalam memperkuat internasionalisasi pendidikan tinggi sekaligus memperkenalkan potensi lokal Sumatera Utara kepada masyarakat internasional. Melalui tema “Local Potential-Based Entrepreneurship: Innovation, Collaboration, and Sustainability in North Sumatera,” kegiatan ini menempatkan potensi lokal sebagai sumber pembelajaran dan inovasi yang dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas negara serta diarahkan pada pembangunan kewirausahaan yang berkelanjutan.