Mahasiswa FISIP USU Ikuti Student Mobility Programme di Malaysia
BeritaPers Mahasiswa Pijar USU Gelar PJTD 2026, Dorong Kompetensi Jurnalistik di Era Digital
BeritaPenjajakan kerjasama pelatihan bagi mahasiswa dan alumni dengan sertifikat BNSP
31 Desember 2025
Arie Putra Afrianda
Tim Basket FISIP Universitas Sumatera Utara mencatatkan prestasi gemilang dalam ajang USU Basketball League (UBL) 2025 dengan memborong enam penghargaan, termasuk gelar juara utama kategori putra. Partai final digelar di Lapangan Basket Cikal USU pada awal Desember 2025.
Tim putra FISIP berhasil keluar sebagai juara pertama, mengakhiri penantian panjang sejak awal penyelenggaraan kompetisi. Sementara itu, tim putri menunjukkan konsistensinya dengan meraih posisi juara dua, mempertegas posisi FISIP sebagai salah satu kekuatan utama di kompetisi basket tingkat universitas.

Dominasi FISIP semakin lengkap melalui sejumlah penghargaan individu. Pemain andalan, Yobel, dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) Final, sementara Nazwa Adam meraih gelar Most Improved Player (MIP). Pelatih tim, Adil Pulungan, yang merupakan alumni FISIP USU, juga terpilih sebagai Best Coach untuk kategori putra dan putri. Dukungan mahasiswa FISIP turut mendapat pengakuan melalui penghargaan Best Supporter.
Salah satu pemain tim putra, Ramazuan, mengungkapkan bahwa kunci keberhasilan tim terletak pada kedisiplinan komunikasi yang diterapkan selama pertandingan.
“Strategi utama kami adalah always speak to each other loudly. Teknik komunikasi yang sederhana, tetapi menjadi standar yang selalu dijaga. Hal ini membuat kami tetap terhubung satu sama lain, baik saat menyerang maupun bertahan,” ujarnya.
Selain aspek teknis, persiapan mental dan visi tim menjadi faktor pembeda dalam performa FISIP musim ini. Perwakilan tim putri, Elisabeth, menyebutkan bahwa seluruh pemain memiliki komitmen kuat untuk mencapai target “kawin gelar”, meskipun pada akhirnya harus puas di posisi kedua sebagai Runner Up.
“Kunci utama dari prestasi ini bukan soal siapa orangnya, tetapi bagaimana visi dan kerja sama tim dibangun. Kami ingin membuktikan bahwa FISIP memiliki standar tinggi di basket USU,” ungkap Elisabeth.

Keberhasilan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari kebijakan dekanat hingga kontribusi alumni. Peran alumni dinilai penting, baik dalam pendampingan teknis melalui pelatih maupun dukungan moril dan materi sejak masa persiapan hingga kompetisi berlangsung. Prestasi ini diharapkan menjadi momentum bagi regenerasi atlet di lingkungan FISIP USU untuk terus mempertahankan tradisi juara di masa mendatang.
Penulis: Tabitha R. Simbolon