Mahasiswa FISIP USU Ikuti Student Mobility Programme di Malaysia
BeritaPers Mahasiswa Pijar USU Gelar PJTD 2026, Dorong Kompetensi Jurnalistik di Era Digital
BeritaPenjajakan kerjasama pelatihan bagi mahasiswa dan alumni dengan sertifikat BNSP
29 Oktober 2024
Arie Putra Afrianda
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan International Summer Course 2024 bertajuk “The 3rd Agrarian Politics, Food Sovereignty, and Peasants’ Rights” pada 21–28 Oktober 2024. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan internasionalisasi akademik Universitas Sumatera Utara.
Program tersebut dilaksanakan oleh Pusat Kajian Hak Asasi Petani (PUSKAHAP) FISIP USU dan diikuti oleh peserta dari berbagai negara, antara lain Malaysia, Pakistan, India, Filipina, Australia, Kazakhstan, Sudan, Ghana, Mesir, dan Yaman, serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Indonesia.
Ketua pelaksana kegiatan, Randa Putra Kasea Sinaga, S.Sos., M.Kesos. (Dosen Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP USU), menjelaskan bahwa summer course ini dirancang untuk mempertemukan kajian akademik dengan realitas lapangan.

“Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman teoretis mengenai politik agraria dan kedaulatan pangan, tetapi juga melihat langsung praktik serta dinamika yang dihadapi komunitas petani di Sumatera Utara,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan summer course terdiri atas perkuliahan internasional dan kunjungan lapangan (field visit). Pada sesi perkuliahan, peserta mendapatkan materi dari akademisi internasional, seperti Prof. Peter M. Rosset (ECOSUR Advanced Studies Institute, Meksiko) dan Prof. Dr. Saturnino M. Borras Jr. (ISS Erasmus University), yang membahas isu-isu agraria, pangan, serta aktivisme akademik.
Sementara itu, kegiatan field visit dilaksanakan di sejumlah wilayah, antara lain Kabupaten Asahan, Kabupaten Simalungun, Parapat, dan Pulau Samosir (Danau Toba). Peserta melakukan observasi lapangan, diskusi dengan komunitas petani, serta pengenalan budaya dan kearifan lokal
Sumatera Utara.Dekan FISIP USU (Dr. Hatta Ridho, S.Sos, MSP) menilai kegiatan ini strategis dalam memperluas jejaring internasional fakultas, terkhusus mengembangkan jaringan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik di tingkat internasional di kawasan ASEAN dan ASIA
“International Summer Course ini menjadi wadah pembelajaran lintas negara sekaligus sarana memperkenalkan keunggulan akademik FISIP USU kepada masyarakat global,” katanya.
Selama delapan hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan format blended, mengombinasikan perkuliahan daring dan luring serta aktivitas lapangan. Program ditutup dengan closing ceremony dan city tour di Kota Medan.
Melalui kegiatan ini, FISIP USU menargetkan sejumlah luaran, di antaranya peningkatan partisipasi mahasiswa internasional, keterlibatan dosen asing dalam tridarma perguruan tinggi, terbangunnya kerja sama pendidikan dan penelitian lintas negara, serta dorongan terhadap publikasi ilmiah bersama antara akademisi USU dan mitra internasional.