Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) kembali menegaskan komitmennya dalam penguatan internasionalisasi akademik melalui penyelenggaraan International Summer Course bertajuk “Empowerment Practices for Disadvantaged People”. Kegiatan ini dilaksanakan pada 7 hingga 14 Oktober 2024 dan melibatkan peserta dari berbagai negara.

Program ini diselenggarakan oleh Program Studi Kesejahteraan Sosial FISIP USU dengan ketua pelaksana Dr. Husni Thamrin, S.Sos., MSP, serta didukung oleh tim dosen lintas disiplin. Summer Course ini merupakan bagian dari Hibah Internasionalisasi Akademik Universitas Sumatera Utara Tahun Anggaran 2024.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai latar belakang dan negara, antara lain Pakistan, India, Filipina, Mesir, Aljazair, Yaman, Uganda, Zimbabwe, Gambia, Zambia, Ukraina, serta mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Keberagaman asal peserta menciptakan suasana akademik multikultural yang memperkaya proses pembelajaran dan diskusi lintas perspektif.

Jenis kegiatan dalam Summer Course ini terbagi ke dalam dua bentuk utama, yaitu perkuliahan internasional (online dan blended learning) serta kunjungan lapangan (field visit). Sesi perkuliahan menghadirkan akademisi dan praktisi internasional yang membahas isu-isu pemberdayaan masyarakat, pekerjaan sosial global, serta pengembangan kesejahteraan dan peradaban. Sementara itu, kegiatan field visit dilakukan di beberapa wilayah di Sumatera Utara, seperti Kabupaten Asahan, Parapat, dan Pulau Samosir, sebagai sarana observasi lapangan dan mini riset berbasis komunitas.

Secara keseluruhan, kegiatan ini berlangsung selama delapan hari efektif, mencakup perkuliahan, diskusi akademik, observasi lapangan, refleksi bersama masyarakat, hingga penutupan dan city tour di Kota Medan.

Adapun luaran kegiatan yang ditargetkan dan telah dicapai meliputi peningkatan kapasitas peserta dalam memahami praktik pemberdayaan kelompok rentan, terbentuknya jejaring akademik internasional, keterlibatan dosen internasional dalam tridarma perguruan tinggi, serta dorongan terhadap publikasi ilmiah bersama (joint publication) antara akademisi USU dan mitra internasional.

Melalui penyelenggaraan International Summer Course ini, FISIP USU diharapkan semakin memperkuat posisinya sebagai pusat pengembangan ilmu sosial yang berorientasi global dan berkontribusi nyata terhadap isu-isu kemanusiaan dan kesejahteraan sosial di tingkat internasional.