Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara terus mendorong penguatan kapasitas mahasiswa melalui kegiatan akademik dan pengembangan karakter. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan FGD X LOL 2025 yang diselenggarakan oleh IMAJINASI Departemen Ilmu Komunikasi, dengan melibatkan mahasiswa Ilmu Komunikasi stambuk 2025.
Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar partisipatif yang menggabungkan diskusi akademik dan praktik kepemimpinan. Mahasiswa mengikuti Focus Group Discussion (FGD) bertema “Gastrodiplomacy: Exploring Gastrodiplomacy as the Art of Communication Beyond Words.” Tema ini dipilih untuk memperluas pemahaman mahasiswa mengenai komunikasi lintas budaya melalui pendekatan yang kontekstual dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Ketua Panitia kegiatan, M. Khalish, mahasiswa Ilmu Komunikasi stambuk 2023, menjelaskan bahwa gastrodiplomasi dipilih karena merepresentasikan bentuk komunikasi yang paling sederhana sekaligus paling universal. Menurutnya, makanan bukan sekadar produk konsumsi, melainkan medium komunikasi yang mampu menyampaikan nilai, cerita, dan identitas budaya tanpa harus melalui bahasa verbal.
Sebagai mahasiswa Ilmu Komunikasi, peserta diajak untuk menyadari bahwa pesan komunikasi tidak hanya disampaikan melalui kata-kata atau retorika formal, tetapi juga melalui simbol, gestur, dan pengalaman inderawi seperti rasa. Melalui gastrodiplomacy, mahasiswa mempelajari bagaimana sebuah negara membangun citra, mempengaruhi persepsi publik, serta membuka ruang dialog internasional melalui pendekatan budaya yang halus dan inklusif.
Diskusi menjadi semakin bermakna dengan keterlibatan perwakilan Konsulat Jenderal India, yang memberikan perspektif langsung mengenai praktik gastrodiplomacy dalam hubungan antarnegara. Interaksi ini memperkaya wawasan mahasiswa karena menghadirkan pengalaman nyata yang tidak selalu diperoleh melalui pembelajaran di ruang kelas.
Usai sesi FGD, kegiatan dilanjutkan dengan Leadership Out Loud (LOL), sebuah rangkaian aktivitas pengembangan karakter dan kepemimpinan mahasiswa. Jika FGD berfokus pada pemahaman konseptual tentang komunikasi global, maka LOL dirancang sebagai ruang praktik yang menekankan pengalaman langsung.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa dilatih untuk mengambil keputusan secara cepat, membangun kerja sama tim, mengelola dinamika kelompok, serta memahami ritme komunikasi interpersonal. Proses tersebut menghadirkan pengalaman kepemimpinan yang nyata, di mana mahasiswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga menghadapi tantangan, dinamika, dan tanggung jawab secara langsung.
Ketua Panitia menegaskan bahwa LOL menjadi sarana penting untuk membentuk kepemimpinan yang aplikatif. Melalui kegiatan ini, mahasiswa belajar bahwa komunikasi bukan sekadar berbicara dan mendengarkan, melainkan juga memahami situasi, merespons secara tepat, serta memimpin dengan empati dan kesadaran kolektif.
Bagi FISIP USU, FGD X LOL 2025 tidak hanya menjadi kegiatan pengembangan mahasiswa, tetapi juga bagian dari komitmen institusi dalam menciptakan ekosistem pembelajaran yang seimbang antara penguatan akademik dan pembentukan karakter. Kegiatan ini mendorong mahasiswa untuk menjadi komunikator yang kritis, adaptif, serta siap menghadapi tantangan komunikasi di tingkat nasional maupun global.
Melalui integrasi diskusi ilmiah dan pembelajaran berbasis pengalaman, FISIP USU berharap mahasiswa Ilmu Komunikasi dapat memahami bahwa komunikasi memiliki peran strategis dalam membentuk relasi, mempengaruhi persepsi, dan memimpin perubahan, baik dalam konteks lokal maupun internasional.