home icon
search icon
menu icon

> Berita > Mahasiswi Ilmu Politik FISIP USU Siap Harumkan Almamater Lewat Program Exchange ke Italia

Mahasiswi Ilmu Politik FISIP USU Siap Harumkan Almamater Lewat Program Exchange ke Italia

Dipublikasi Pada

10 Juni 2025

Dipublikasi Oleh

Arie Putra Afrianda

Mahasiswi Ilmu Politik FISIP USU Siap Harumkan Almamater Lewat Program Exchange ke Italia
Thumbnail Mahasiswi Ilmu Politik FISIP USU Siap Harumkan Almamater Lewat Program Exchange ke Italia

Shafa Yasmin As Sajidah, mahasiswi Ilmu Politik FISIP USU angkatan 2022, berhasil lolos program pertukaran pelajar ke Italia untuk semester ganjil tahun akademik 2025/2026. Melalui kerja sama bilateral antara Universitas Sumatera Utara dan Università di Roma La Sapienza, Shafa akan menempuh studi selama satu semester penuh di kota Roma dan menjadi satu-satunya perwakilan dari USU dalam program ini.

 

Shafa sendiri akan menjalani studi di Fakultas Arts and Humanities, karena program studi Ilmu Politik di La Sapienza lebih menitikberatkan pada pembelajaran berbasis bahasa Italia. Pihak program studi di FISIP USU pun memberi dukungan penuh, selama mata kuliah yang diambil relevan dan bisa dikonversi ke kurikulum yang berlaku. 

 

“Yang membuat program ini menarik adalah fleksibilitas akademiknya. Aku bisa ambil mata kuliah lintas jurusan seperti seni dan humaniora, yang tetap berkaitan dengan bidang ilmu yang aku pelajari di sini,” ujar Shafa.

 

Keinginan untuk mengikuti program internasional bukan hal baru bagi Shafa. Sejak duduk di bangku SMA, ia sudah aktif mencoba berbagai program serupa, meski belum selalu berhasil. Konsistensinya dalam mencari peluang, memperkuat kemampuan bahasa asing, serta menjaga prestasi akademik menjadi modal utama yang akhirnya membawanya lolos. Proses seleksi program ini dilakukan melalui penilaian berkas, dengan syarat utama IPK minimal 3,00 dan sertifikat kemampuan bahasa asing setara B2.

Shafa mendapatkan informasi mengenai program ini melalui akun media sosial Kantor Urusan Internasional (KUI) USU. Setelah itu, semua proses dijalani secara mandiri, mulai dari mempelajari alur pendaftaran, menyiapkan dokumen, hingga pengurusan visa. Saat ini, Shafa tengah dalam proses akhir persiapan keberangkatan, dan dijadwalkan tiba di Italia sebelum 1 Oktober 2025.

 

Program overseas di La Sapienza University di Roma, Italia ini merupakan bentuk mobilitas internasional yang ditujukan bagi mahasiswa dari berbagai negara, termasuk Indonesia. Program ini bersifat co-funding, artinya hanya sebagian pembiayaan—seperti biaya kuliah atau fasilitas akademik—yang ditanggung oleh pihak universitas atau penyelenggara program, sementara biaya lain seperti tiket pesawat, visa, akomodasi, dan kebutuhan hidup ditanggung mahasiswa sendiri.

 

Selama di Roma, Shafa akan tinggal di rumah sewa yang ia cari sendiri melalui rekomendasi dari Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Roma. Program ini tidak menyediakan fasilitas asrama, namun biaya kuliah akan ditanggung oleh pihak universitas tujuan, dan USU turut memberikan dukungan berupa tiket pesawat pulang-pergi. Untuk kebutuhan hidup harian dan akomodasi, ditanggung secara mandiri.

 

Mengikuti program ini juga membuka akses ke berbagai fasilitas pendukung seperti kursus bahasa Italia gratis, kartu mahasiswa La Sapienza, hingga akses ke perpustakaan dan fasilitas kampus lainnya.

 

“Ini akan jadi pengalaman pertamaku ke luar negeri. Kadang ada rasa cemas juga, apalagi menghadapi musim dingin untuk pertama kalinya. Tapi aku sangat bersyukur dan semoga ini bisa jadi penyemangat untuk teman-teman lain agar terus berani mencoba,” tutup Shafa.

 

Penulis: Tabitha R. Simbolon

 

Berita