home icon
search icon
menu icon

> Berita > Mahasiswa Sosiologi FISIP USU Raih Juara Nasional di Lomba APSSI 2025

Mahasiswa Sosiologi FISIP USU Raih Juara Nasional di Lomba APSSI 2025

Dipublikasi Pada

04 Juni 2025

Dipublikasi Oleh

Arie Putra Afrianda

Mahasiswa Sosiologi FISIP USU Raih Juara Nasional di Lomba APSSI 2025
Thumbnail Mahasiswa Sosiologi FISIP USU Raih Juara Nasional di Lomba APSSI 2025

Mahasiswa Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara berhasil meraih prestasi membanggakan dalam ajang Lomba Mahasiswa Sosiologi 2025 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI). Dalam kompetisi berskala nasional ini, mahasiswa FISIP USU meraih Juara 1 kategori Esai Populer dan Juara 3 kategori Video Kreatif.

 

Lomba yang mengusung tema “Kebangkitan Nasional dan Pemerintahan Baru Menuju Indonesia Emas 2045” dibuka sejak 15 Maret 2025 dan melalui beberapa tahap seleksi ketat, mulai dari pengumpulan karya, penilaian, hingga seleksi 10 besar. Pemenang diumumkan pada 22 Mei 2025 secara daring dan luring di Universitas Teuku Umar, Banda Aceh.

 

Dalam kategori Esai Populer, Muhammad Rizky Ramadhan (Sosiologi 2023) berhasil meraih Juara 1 melalui karya berjudul “Meme sebagai Wajah Baru Patriotisme di Era Digital Anak Muda.” Esai tersebut mengangkat bagaimana meme telah menjadi sarana generasi muda, khususnya Gen Z, dalam mengekspresikan kritik sosial dan semangat kebangsaan. “Gen Z cenderung menyukai sesuatu yang cepat dan instan, termasuk dalam menerima informasi. Meme menjadi sarana mereka untuk menyampaikan pesan-pesan, termasuk kritik terhadap pemerintah,” ujar Rizky. Ia menambahkan, “Saya percaya bisa menjadi juara karena tema yang saya angkat cukup unik, dan saya mempersiapkan diri dengan matang dibantu dukungan dari teman-teman.”

 

Prestasi membanggakan juga dicapai oleh tim mahasiswa yang meraih Juara 3 dalam kategori Video Kreatif. Tim yang terdiri dari   Fran Zebua, Tesa Paulina Sinamo, Putri Miranda Panjaitan, NC Grace Berampu, dan Claudia Hepny (Sosiologi 2023) mengangkat karya dengan judul “Cahaya dari Hati Bangsa: Suara Muda, Menjemput Indonesia Emas 2045”. Video kreatif ini menyoroti semangat generasi muda yang terus berinovasi dan berkarya, meskipun sering kali dipandang sebelah mata.

 

“Kami yakin bisa meraih juara karena presentasi yang baik, dibuktikan saat kami mendapat apresiasi dari juri dan moderator,” ujar Fran. Putri menambahkan, “Keterbatasan alat dan waktu jadi tantangan utama, tapi kami tetap berusaha semaksimal mungkin.” Sementara itu, Tesa mengatakan, “Meski banyak hambatan selama produksi dan pengumpulan karya, kami tetap semangat untuk membawa nama baik kampus.”

 

Para mahasiswa mengakui bahwa keberhasilan mereka tidak lepas dari motivasi dan bimbingan yang diberikan oleh dosen-dosen di Program Studi Sosiologi. Dukungan moril yang berkesinambungan sejak proses pengembangan ide hingga presentasi akhir membuat mereka lebih percaya diri dalam menghadapi lomba.

 

Wakil Dekan III FISIP USU, Dr. Harmona Daulay, S.Sos., M.Si., yang juga merupakan Ketua Asosiasi Program Studi Sosiologi Indonesia (APSSI), menyampaikan bahwa tahun ini jumlah peserta mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. “Tahun ini ada sekitar 300 peserta dari seluruh Indonesia, dan Program Studi Sosiologi FISIP USU mengirimkan enam peserta,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang penting bagi mahasiswa untuk mengekspresikan ide-ide sosiologis mereka. “Ajang ini dapat menjadi rekam jejak yang baik bagi mahasiswa. Untuk yang belum berpartisipasi, jangan ragu untuk mulai, karena karya yang baik adalah karya yang selesai,” pesannya.

 

Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan semangat, kreativitas, dan kerja sama, mahasiswa mampu mengharumkan nama universitas di tingkat nasional. Semoga pencapaian ini dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk terus berkarya dan berkompetisi.

 

 

Penulis: Jemima Frieda Lumbantobing

 

Berita