Mahasiswa FISIP USU Ikuti Student Mobility Programme di Malaysia
BeritaPers Mahasiswa Pijar USU Gelar PJTD 2026, Dorong Kompetensi Jurnalistik di Era Digital
BeritaPenjajakan kerjasama pelatihan bagi mahasiswa dan alumni dengan sertifikat BNSP
11 November 2025
Arie Putra Afrianda
Sebagai bagian dari perayaan Dies Natalis ke-45, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar Orasi Ilmiah Nasional pada Sabtu, 8 November 2025 di Gelanggang Mahasiswa USU. Kegiatan ini menjadi momentum reflektif atas perjalanan empat setengah dekade FISIP USU dalam membangun ilmu sosial dan politik yang berpihak pada masyarakat serta adaptif terhadap tantangan zaman.
Orasi ilmiah menghadirkan Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Arifah Fauzi. Dalam pemaparannya, Meutya Hafid memfokuskan pada penguatan literasi digital dan peran kuat mahasiswa dalam pencegahan kejahatan digital. Ia menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membentuk generasi muda yang bijak dan kritis terhadap teknologi.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, dalam orasinya menekankan mengenai pentingnya kesetaraan gender dan pembangunan inklusif. Menteri PPPA juga membuka dialog dengan beberapa mahasiswa untuk membahas kekerasan yang terjadi di lingkungan kampus.“Kampus seperti FISIP USU memiliki peran penting dalam menumbuhkan pola pikir kritis dan empatik. Mahasiswa di sini tidak hanya belajar teori, tetapi juga membangun kesadaran sosial yang berdampak bagi masyarakat luas,” ujarnya dalam wawancara.
Turut hadir, PJ Sekdaprov Sulaiman Harahap, S.H., MSP., CGCAE, Wakil Bupati Serdang Bedagai, H. Adlin Umar Yusri Tambunan, S.T., M.S.P., Consulate General India di Medan, Dr. Hatta Ridho, S.Sos., M.S.P., Dekan FISIP USU, serta Prof. Dr. Iskandar Zulkarnain, M.Si., Ketua Panitia Dies Natalis ke-45 FISIP USU. Dalam kata sambutannya, Rektor Universitas Sumatera Utara, Prof. Dr. Muryanto Amin, MSi. menyampaikan apresiasi terhadap seluruh civitas akdemika FISIP USU atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan selama ini. Beliau menekankan pentingnya peran lulusan FISIP sebagai agen perubahan yang mampu memberikan dampak nyata di segala sektor.

Sebagai bentuk apresiasi, kedua menteri menerima cinderamata hasil karya Yunawidita Candrika Putri, mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP USU, yang menjadi simbol kreativitas mahasiswa dalam menyemarakkan Dies Natalis. Kegiatan juga dimeriahkan oleh penampilan tari Tor-Tor Batak Sihutur Sanggul dari Sanggar Tari Sang Dewi, yang menampilkan kekayaan budaya lokal di tengah suasana akademik yang khidmat.
FISIP USU mencerminkan komitmen fakultas untuk terus memperkuat kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan masyarakat. Refleksi 45 tahun FISIP USU bukan hanya mengenang perjalanan masa lalu, tetapi juga menatap masa depan ilmu sosial dan politik yang lebih relevan dengan tantangan global. Melalui orasi ilmiah ini, FISIP USU menegaskan perannya sebagai pusat pemikiran dan pengembangan ilmu sosial yang dinamis. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus memperkuat nilai-nilai kemanusiaan, keadilan sosial, serta inovasi keilmuan yang mendukung pembangunan berkelanjutan di era digital.
Penulis: Jemima Frieda Lumbantobing