Untuk mengetahui lebih lanjut tentang berbagai opsi Peminatan Program Studi, mengeksplorasi Kurikulum yang tersedia, memahami Peraturan Akademik yang berlaku, mempelajari Prosedur Skripsi, menyesuaikan Jadwal Kuliah dengan kebutuhan Anda, dan memperhitungkan Biaya Studi yang dibutuhkan, memahami Standar Pencapaian yang Diharapkan, Mengevaluasi Capaian Pembelajar. Semua informasi yang Anda butuhkan untuk memulai perjalanan akademik Anda ada di sini.
Biaya Studi
Berikut adalah biaya studi Program Studi S2 Sosiologi
Magister Ilmu
Uang Kuliah Tunggal (UKT)
Rp6.500.000
Per Mahasiswa / 1 Semester
Magister Ilmu
Iuran Pengembangan Institusi (IPI)
(Khusus Jalur Mandiri)
Rp7.000.000
Sekali Bayar
Magister Ilmu
Sumbangan Pengembangan Pendidikan
Rp6.500.000
Per Mahasiswa / 1 Semester
Magister Ilmu
Dana Kelengkapan Akademik
Rp7.000.000
Per mahasiswa/ 1 semester
Capaian Pembelajaran
Mahasiswa Program Studi Magister Sosiologi diharapkan :
| Capaian Pembelajaran | |
| 1 | Mampu mengkritisi setiap fenomena sosial dan masalah sosial yang di sekitar dengan menggunakan paradigma sosiologi, mengembangkan, mengajarkan, dan mendiseminasikan Sosiologi, menganalisis permasalahan sosial dan menuliskannya dalam jurnal ilmiah terakreditasi atau diterima di jurnal internasional. |
| 2 | Mampu mendesain peta sosial untuk memetakan permasalahan sosial yang ada dan menganalisisnya dengan menggunakan pendekatan sosiologi, membangun jaringan sosial dengan beberapa pemangku kepentingan serta melihat permasalahan sosial sesuai dengan fenomena sosial yang sedang terjadi saat ini baik di tingkat nasional, global maupun internasional. |
| 3 | Memiliki kemampuan yang kuat untuk mengembangkan keahliannya dalam menganalisis, memberi solusi atas problema yang terjadi di dalam dinamika masyarakat, dan lingkungan di tingkat lokal, nasional, maupun global. |
| 4 | Mampu menerapkan pendekatan sosiologi dan metode penelitian sosial dalam menyelesaikan masalah sosial dan menerapkan paradigm sosiologi dan paradigm dalam penelitian sosial yaitu pendekatan metode kualitatif dan metode kuantitatif. |
| 5 | Mampu melakukan kerjasama penelitian dengan berbagai stakeholder dan melakukan seminar ilmiah maupun internasional serta merancang model penelitian sesuai dengan permasalahan sosial yang ingin dikaji. |
| 6 | Mampu memahami pengembangan masyarakat dan pemberdayaan masyarakat sebagai perubahan sosial, melakukan pemberdayaan masyarakat dengan tetap memanfaatkan dan menghargai kebudayaan, keterampilan, pengetahuan dan sumber daya lokal. |
| 7 | Mampu melakukan pemberdayaan masyarakat dengan tetap memanfaatkan dan menghargai kebudayaan, keterampilan, pengetahuan dan sumber daya lokal, memecahkan masalah melalui proses pemberdayaan dan mengkaji serta menganalisis keberdayaan masyarakat dan membagikannya dalam bentuk tulisan jurnal ilmiah. |
| 8 | Mampu merancang pemetaan masalah, potensi dan sumber sosial serta membangun komunikasi dan jaringan sosial dalam proyek pemberdayaan masyarakat. |
| 9 | Mampu memahami metode-metode partisipatif dalam pengembangan masyarakat, menjadi pemberdaya masyarakat sebagai agen perubahan sosial hingga melakukan suatu proyek pemberdayaan masyarakat sebagai suatu metode pembelajaran bagi mahasiswa. |