FISIP USU Menjadi Tuan Rumah Rapat Koordinasi BKS-PTN Barat Bidang Ilmu Sosial

rakor BKSPTN 1

 

Medan-Humas FISIP USU, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah rapat koordinasi Badan Kerjasama Perguruan Tinggi Negeri (BKS PTN) Wilayah Barat Bidang Ilmu Sosial pada 25-26 Agustus 2022. Rakor ini dibuka oleh Rektor Universitas Sumatera Utara yang juga merupakan Wakil Ketua BKSPTN, Dr. Muryanto Amin, MSi.

Bertempat di Hotel Santika Dyandra Medan, Rakor ini membahas beberapa agenda penting terkait kebijakan pendidikan tinggi yang menjadi persoalan bersama di 36 kampus yang menjadi anggota BKSPTN Wilayah Barat. Beberapa persoalan mendasar terkait jurnal ilmiah yang selama ini dinilai blm maksimal karena belum adanya identifikasi terkait informasi jurnal serta belum adanya pendampingan bagi jurnal yang belum terakreditasi dan bereputasi.

Persoalan lain yang juga muncul dalam rapat koordinasi ini terkait Program MBKM yang masih menyisakan persoalan terkait prosedur, teknis, manajemen, strategi pengelolaannya. Rakor ini memberi masukan agar universitas dapat membuat pemisahan antara MBKM Dikti dan MBKM Mandiri.

rakor BKSPTN 2

Terkait sistem akreditasi, Rakor juga membahas persoalan peralihan dari akreditasi yang selama ini dilakukan oleh BANPT menjadi akreditasi mandiri melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Bidang Ilmu Sosial, Politik, Administasi dan Komunikasi (LAMSPAK) yang berimplikasi pada persoalan pendanaan akreditasi. Perguruan tinggi dinilai dinilai perlu memberikan masukan kepada KEMENDIKBUD dan DPR RI Komisi X seputar pendirian lembaga akreditasi mandiri (LAM) agar tetap bisa mengimbangi aspek kualitas akreditasi dengan aspek finansial perguruan tinggi yang bersangkutan. 

Selain itu, BKSPTN diharapkan dapat menjadi kendaraan untuk memaksimalkan kerjasama antar universitas. Kerjasama yang dilakukan dapat berupa jurnal riset, pertukaran mahasiswa, hingga kerjasama pengabdian pada masyarakat.

Masukan penting dari Rakor ini juga terkait perlunya pembentukan BKSPTN di wilayah Indonesia Tengah dan Indonesia Timur. Pembahasan mengenai pembentukan BKSPTN di dua wilayah ini diharapkan dapat dilakukan melalui Forum Dekan Ilmu-Ilmu Sosial (FORDEKISS).